FUAD UINSI-Pemkab Kukar Sepakati Pengembangan Kompotensi Mahasiswa

img

Foto: Audiensi antara mahasiswa FUAD UINSI Samarinda dengan Pemkab Kukar. (Kriz)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) Samarinda mulai merancang kolaborasi pengabdian masyarakat dan pengembangan kompetensi mahasiswa bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui agenda audiensi dan silaturahim di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar, Rabu (6/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi program kemahasiswaan, sosial keagamaan, hingga kegiatan penelitian dan pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah Kukar.

Sebanyak 28 mahasiswa pengurus organisasi mahasiswa FUAD UINSI Samarinda yang terdiri dari SEMA, DEMA, hingga HMPS turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mereka datang bersama dosen dan civitas akademik academica kampus untuk menyampaikan berbagai gagasan terkait penguatan organisasi mahasiswa serta program pengabdian masyarakat yang direncanakan berlangsung di beberapa kecamatan di Kukar.

Mewakili asisten I Setkab Kukar, Ahmad Taufik Hidayat, Kabag Kesra Kukar, Fathul Alamin mengatakan pemerintah daerah menyambut baik inisiatif yang dibangun pihak kampus bersama mahasiswa.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan implementasi tridarma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pemkab Kukar tentu mengapresiasi inisiasi dari teman-teman mahasiswa yang difasilitasi pihak kampus. Kegiatan ini sangat berkaitan dengan implementasi tridarma perguruan tinggi, baik pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam audiensi tersebut pihak UINSI Samarinda juga menyampaikan rencana penelitian dan pengabdian masyarakat di empat kecamatan di Kukar.

Sebagian mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan itu berasal dari Kukar sehingga diharapkan dapat memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Menurut Fathul, pemerintah daerah memiliki sejumlah program yang dapat dikolaborasikan dengan mahasiswa dan perguruan tinggi.

Salah satunya, kata dia, melalui program Kesra yang memiliki kegiatan pembinaan di desa-desa, termasuk ruang partisipasi bagi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya tentu terbangun kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Selain itu, mahasiswa juga bisa mengambil peran dalam beberapa program daerah, termasuk kegiatan pembinaan masyarakat dan kompetisi inovasi yang dimiliki pemerintah daerah,” kata dja.

Sementara itu, Wakil Dekan III FUAD UINSI Samarinda, Salehudin menyampaikan kunjungan tersebut dikemas sebagai audiensi dan silaturahim mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ia menyebut ada sejumlah program yang ingin disinergikan bersama pemerintah daerah.

“Dalam pertemuan ini kami ingin menyampaikan beberapa program, mulai dari kegiatan internasional, kolaborasi pengabdian kepada masyarakat, kegiatan kemahasiswaan, hingga pengembangan di bidang keagamaan dan sosial,” ucapnya.

Program yang disiapkan FUAD UINSI Samarinda di antaranya pengembangan tahfiz, penguatan peran da’i, hingga pembinaan bagi para muallaf.

Selain itu, pihak kampus juga berharap adanya dukungan dari sejumlah OPD agar kegiatan mahasiswa dapat berjalan lebih maksimal dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.

Bagi mahasiswa, audiensi tersebut menjadi pengalaman baru karena mereka dapat berdialog langsung dengan pemerintah daerah dan menyampaikan berbagai aspirasi organisasi mahasiswa.

Salehudin menilai keterlibatan mahasiswa dalam forum seperti itu penting untuk membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta kepedulian sosial mahasiswa di tengah masyarakat.

“Kami mendapatkan sambutan yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Tentu mahasiswa merasa senang karena mendapatkan pengalaman baru dan informasi baru, sekaligus bisa menyampaikan aspirasi mereka secara langsung,” tutupnya. (kriz)